Skip to playerSkip to main content
  • 4 months ago
Transcript
00:00Terima kasih telah menonton
00:30Terima kasih telah menonton
01:00Terima kasih telah menonton
01:29Terima kasih telah menonton
01:59Dengar baik-baik.
02:01Mulai sekarang, Ale harus lebih hati-hati.
02:05Ada banyak orang yang mau ambil keuntungan dari Ale.
02:09Apalagi soal uang.
02:11Mereka akan kejar Ale seperti semut.
02:13Taham gak?
02:15Sama seperti kontrak pertandingan Ale dengan Polanko.
02:18Gue udah bilang sama Pak Anton, gak perlulah lewat sasana.
02:22Kan Ale yang latihan di sana pakai fasilitas sasana.
02:25Harusnya Ale bayar mereka, bukan sebaliknya.
02:28Iya, iya.
02:30Paham kau.
02:32Hah?
02:36Gimana? Mana efekannya?
02:38Iya, Pak.
02:39Enggak, enggak, enggak.
02:40Kamu pikirkan si Eli, bagaimana melatihnya?
02:42Urusan disini, urusan aku lah.
02:44Eli, Ale lebar apa?
02:47Itu...
02:49Betah sengena, Bu.
02:51Kamu bakal lagi karena Betah.
02:53Pak Bu itu pasti sudah mikirin.
02:55Apa yang dia pikirin kayak begini?
02:57Bukan.
02:59Itu dong bakal lagi masalah uang.
03:03Biar saja.
03:04Masalah uang dong pengurusan.
03:06Ketua dong pengurusan itu, latihan saja.
03:09Mari kita latihan.
03:11Saya akan berhasil.
03:12Mama bilang harus, yakin doanya.
03:13Mama menyertai.
03:14Kejar mimpi bangga.
03:15Ia berjalan.
03:17Ketua, jalan buang.
03:18Tengah.
03:19Masalah juga.
03:20Makalah, maaf tak perlu.
03:21Masalah, maaf tak perlu.
03:23Dan bawa mereka.
03:24Ia tukar lagi.
03:25Dan balik.
03:26Saatnya?
03:27Ada dengan anda.
03:28Saya sudah mikir, kan?
03:29Agalah.
03:30Ia patah, maaf tak perlu.
03:31Ia tukar lagi.
03:32Oh, dia pun rumah di sini.
04:02Dekat ya, sejauh.
04:06Beta panggil bagaimana?
04:08Toki-tokisa, nanti pasti ada yang keluar.
04:14Yang keras.
04:17Toki-toki terus.
04:19Rina.
04:27Eli?
04:28Iya.
04:30Beta datang deh, Niko.
04:32Niko!
04:34Niko!
04:35Niko!
04:36Niko!
04:39Tadi ada Niko di sini.
04:42Mari masuk.
04:43Ya.
04:47Permisi ya.
04:48Ya.
04:49Ya.
05:06Cuma ada teh gulasa.
05:07Sing papa kan?
05:08Eli?
05:17Eli?
05:19Eh?
05:20Serius sekali.
05:21Sampai Beta panggil sing dengar.
05:22Oh.
05:23Ma'am.
05:24Eh, jangan marah, Nona.
05:25Beta pun telinga kiri, rusak.
05:30Dulu kan album ikang.
05:32Waktu Beta menyelam.
05:33Beta menyelam.
05:40Oh, jangan marah, Beta sing tau.
05:42Tapi sing papa kah kalau sing bisa dengar?
05:44Sing, sing papa.
05:45Talinga ini juga yang bikin Beta jadi petinju.
05:51Dodo Eli.
05:52Iya.
05:55Beta sing belajar baik-baik.
05:57Beta sing lulus SD.
06:00Beta cuma suka baku-bakalai.
06:03Makanya Beta jadi petinju.
06:05Pas Beta nering, Beta rasa nyaman.
06:10Beta sen takut apa-apa.
06:12Beta rasa lintup.
06:14Beta pun dunia.
06:18Beta.
06:20Saya bisa pakai Beta pun otak.
06:22Makanya Beta cuma bisa pakai palungkut.
06:25Baru masa depan.
06:28Tinju Jawa kan mesti pakai otak.
06:31Kan mesti bisa baca lawan, punggerakan.
06:33Cari taktik yang pas.
06:36Kalau sing pakai otak.
06:37Si mungkin bisa menang.
06:40Betul juga.
06:45Di minum ini?
06:46Iya.
06:48Minum ya?
06:49Daging.
06:54Kait.
06:56Tapi lihat Nona jadi manis.
06:58Hehehe.
07:01Mama.
07:02Ya.
07:03Apa ini dari Kakak Elie?
07:04Hehehe.
07:05Puji Tuhan.
07:07Dangke banyak sudah datang kemari ya.
07:10Eli katong yang dangke banyak-banyak.
07:13Sudah pembawa barang-barang nih.
07:15Pembawa pulang kasar perua.
07:16Eh.
07:17Nanti kalau si ada waktu kosong, jangan lupa pulang kasar perua.
07:19Iya.
07:20Masaudara pasti rindu si.
07:21Ingat.
07:22Aduh.
07:23Sampai bapak udapan lagi.
07:24Tuhan sayang.
07:25Oke.
07:26Eh.
07:27Eh.
07:28Mama.
07:29Mama Cik.
07:30Iya.
07:31Sampai bapak udapan lagi ya.
07:32Ayo.
07:33Sampai bapak udapan lagi ya.
07:34Sampai bapak.
07:35Sampai bapak.
07:36Sampai bapak.
07:37Sampai bapak.
07:38Sampai bapak.
07:39Oke.
07:40Jalan.
07:41Jalan mal LDL.
07:42Ya.
07:51Maka tau masuk.
07:55Lo masuk kosong ya.
07:57Nanti ada orang kakjaya metamang mama disini.
08:00Bukan.
08:01Masuk mama tuh barang-barang sing anak lain.
08:06Tapi sing papa yang penting keluarga samar burada isteri,
08:10Iya.
08:11Nanti kantong beli barang-barang baru lagi.
08:13Iya.
08:18Data Cesar Polangko.
08:28Cuman ini?
08:29Mana videonya?
08:30Kata Pak Boy, belum ada rekamannya.
08:33Mana bisa kayak gitu?
08:34Kita butuh videonya.
08:36Apa sih kepala si Boy itu?
08:37Kau ambil tuh.
08:38Macem promotor amatir ya dia?
08:41Bodak menurutnya.
08:43Mana Pak?
08:44Oh kantor sih Boy, kenapa?
08:46Tahu alamatnya?
08:47Kantornya sudah pindah.
08:49Kantor yang baru.
08:52Ini alamatnya Pak Boy?
08:56Bujang, Bujang.
08:58Mobil baru, rumah baru.
09:00Kantor baru pula sarang dia.
09:02Banyak untungnya ya.
09:04Fail.
09:05Mulai sekarang kita berhenti jadi pelatih.
09:07Kita jadi promotor aja.
09:09Banyak untungnya.
09:10Jadi para IG ini makan hati kita.
09:12Bodak memang.
09:17Eh, jadi sebenarnya saya hanya ingin mengobati kekecewaan penonton pada pertandingan Elia Spikal sebelumnya.
09:25Maka dari itu saya coba untuk mencari lawan yang lebih berat.
09:29Lebih berat.
09:31Bukan lawannya yang berat.
09:33Persiapannya yang kurang.
09:35Tunggulah, Son.
09:37Lagi interview nih gua.
09:39Aku mau bicara sama cowboy.
09:41Iya nanti.
09:42Setelah interview.
09:43Aku mau sekarang.
09:44Kenapa?
09:45Ada wartawan.
09:46Baguslah.
09:47Gak takut aku.
09:52Maaf.
09:53Sebentar ya.
09:54Ya mau yuk.
09:57Ada apa, Son?
09:58Hah?
09:59Kenapa?
10:01Kau janji sama kami.
10:02Eh.
10:03Mau ngasih video polong kemana?
10:04Iya kan.
10:05Udah gua kasih data-datanya.
10:07Mana aku tahu data itu betul apa enggak?
10:09Ya mana mungkin lah.
10:10Gua ngasih lo data sembarangan.
10:12Boy.
10:13Kalo gak ada video itu.
10:14Kayak mana kami ngelati Elia Spikal?
10:16Aku ini macam menyiapkan pertandingan dalam gelap aja.
10:18Buta kuatan lawan.
10:20Son.
10:22Lo ini kan satu-satunya.
10:24Pelatih tinju di Indonesia yang lulusan ITB.
10:29Nah.
10:30Jadi bisa lah.
10:31Lo cari solusi sama masalah seperti ini.
10:33Hehehe.
10:34Mau lulusan Amerika sekalipun.
10:36Pertulah begini.
10:37Aku minta ambil kamu, Boyah.
10:39Dalam waktu satu dua hari ini.
10:41Aku harus mendapatkan video polongku.
10:43Iya, iya, iya, iya, iya, iya.
10:45Eh.
10:46Son.
10:47Minum dulu lah lo.
10:48Aku mau video.
10:49Bukan minum.
10:51Iya, iya.
10:53Nanti.
10:54Gua siapin.
10:56Hmm?
10:57Harus ada.
11:00Satu lagi.
11:01Pertandingan ini.
11:02Pertandingan yang dipaksakan.
11:04Terlalu dekat cara persiapan.
11:06Eh.
11:07Son.
11:09Pertandingan ini tidak akan terlaksana kalau bukan atas persetujuan Elias Spikal.
11:14Karena itu dia tergir sama UMR yang sedorkan.
11:17Hahaha.
11:18Jadi?
11:19Bukan gua kan?
11:20Satu-satunya yang harus bertanggung jawab.
11:23Elias Spikal juga harus bertanggung jawab kalau dia masih mau menang.
11:29Menang.
11:30Hmm?
11:37Aku tunggu videonya.
11:46Biasalah.
11:48Pelatih.
11:49Kalau sudah panik.
11:50Tersudut.
11:51Ah.
11:52Suka bolak balik Papa.
11:53Tersudut.
11:54Hahaha.
12:16Rina.
12:17Tersudut.
12:18Tersudut.
12:23Permisi Tanta.
12:24Eh.
12:25Beta Eli.
12:26Beta setalim.
12:29Beta mau jemput Rina.
12:31Mau antar ke kampus.
12:32Eli sih usah antar Rina ke kampus lah eh.
12:38Rina pun supir.
12:39Bisa antar dia.
12:40Tapi Rina mama minta beta jaga Rina selama di Jakarta.
12:52Rina harus kuliah serius.
12:55Sehingga boleh dekat dengan laki-laki.
12:57Apalagi laki-laki kesabarang.
13:00Sudah eh.
13:10Tersudut.
13:12.
13:13Melihat.
13:14.
13:15.
13:16.
13:17.
13:18.
13:19.
13:23.
13:25Yang kusah buang-buang makapung masakan.
13:29Makan cepat.
13:30Mau mama kasih suap?
13:42Betul, saya boleh, buku dapat dari Rina lah.
13:45Mama saya tahu.
13:47Mama Cik ada bilang,
13:49Jose cari masalah.
13:51Dekat dengan anak orang berada,
13:54dia orang tua,
13:56pasti yang setuju.
13:57Rina baik.
13:58Dia terima, Betul.
14:05Sudah, lupakan.
14:07Mama Cik bisa paksa Eli.
14:09Cari yang lain.
14:11Masih banyak nona kamu di gereja.
14:15Nanti mama cari satu,
14:16Pak C, yang manis.
14:19Cik bisa.
14:21Sekarang saja Betul sobali,
14:22tak ingat dia lah.
14:23Kalau kamu dua memang jodoh,
14:31yang Tuhan so atur,
14:32pasti ada jalan, Eli.
14:38Kasih habis, cepat.
14:39Sudah.
14:47Tidak kenceng.
14:48Sudah.
14:49Ini lho.
14:51Yuk.
14:52Udah, udah.
14:54Awas, ah.
14:55Amin, mati.
14:57Baru.
14:57Awas.
14:58Mati, mati.
14:59Mati, mati.
15:00Mati, mati.
15:01Mati, mati.
15:01Mati, mati.
15:01Mati, kalau bagus, nih.
15:03Mati.
15:03Mati, ini.
15:05Asda.
15:06Betul.
15:08Gaya.
15:09Ncun TV-nya baru lho.
15:12Lajaki Dali Elias Pika.
15:15Iyalah.
15:17Bang Eli kan utang budi sama gue.
15:19Beberapa tahun ini kan gue yang kasih makan dia.
15:22Wah, alah, alah.
15:24Cuma ngutangin tempe sama nasi putih aja.
15:26Nah, gara-gara tempe buatan gue, ye.
15:29Itu si Bang Eli jadi juara dunia.
15:32Tempe nyampok ini juga yang bikin lu tetap jadi tukang.
15:36Cuma jauh.
15:39Pok, besok.
15:41Teman.
15:42Gue juga kopi.
15:43Cun.
15:43Iya.
15:45Mut, lo makan tempe juga gak sih?
15:47Nomor makan lo.
15:48Nah, itu dia, Mut.
15:50Tempe itu yang buat lo tetap jadi supir taksi lo.
16:01Kirimu.
16:04Jangan jarak, Wim.
16:06Jangan lho, dia kan ada Elias.
16:08Eli kirimu.
16:11Kirimu main kan, variasi.
16:13Cukup, cukup, cukup.
16:16Saya lho.
16:17Gak kau latih kirinya, ha?
16:19Kalian terus.
16:20Variasi, dua-duanya latih.
16:22Eh, buku panduan dari aku, gak kau baca?
16:24Iya, Bang.
16:24Aku baca!
16:25Percuk, aku bikinnya bodat dengan kau.
16:28Tidak.
16:29Tidak.
16:29Tidak.
16:29Buang...
16:32Pak, saya apa?
16:34Saya, Naomi.
16:35Apa lagi aku ngasih?
16:37Apa lagi?
16:38Baiklah.
16:39Baiklah.
16:40ν
16:41Ya, saya pak.
16:42Tolonglah.
16:43Patut rahat, Naomi.
16:45Belum untuk bersih.
16:46Tapi, Patut nggak banyak tenaga.
16:48Patut banget hati.
16:49Patut berusaha untuk diri Pak Simpson bukti ini.
16:52Iya, tidak, tapi jangan lakukan.
16:55Apakah kita beri air air ke belakangnya?
16:57Jangan lakukan.
16:57100 bankus
16:58Para Ali
16:59Ali
16:59Ali
17:00Welcome to Indonesia
17:05Mister Cesar
17:07Puanco
17:07Semakin hangat berita Elias Tikal
17:29Besok melawan Cesar Puanco
17:31Palah nih, palah
17:35Gue gak mungkin deh pasang Eli lagi nih
17:38Alah, itu cuma taktik
17:40Biar bandar itu menang banyak
17:42Oh, lu jadi tetap pasang Eli?
17:45Ya iyalah
17:46Sampai detik ini gue masih yakin
17:48Kalau Mas Eli itu lebih jago daripada Polanko
17:51Tapi ini Polanko
17:52Beda sama Mulholland
17:55Tapi, kalau nanti Polanko kalah
17:57Ya sama aja tau jadinya
17:58Bener juga lu ya
18:02Gue ikut lu deh
18:04Pasang berapa lu?
18:08Pok
18:09Pinjem 200, Pok
18:11Gak ada
18:12Pakai duit lu dulu
18:15Kok pake duit ku, ha?
18:18Kalau menang
18:18Lu gue bayar
18:20Ya
18:23Berapa?
18:26200
18:26100
18:27Satu sih ya
18:28Udah dengar mikir lu
18:31Jalan
18:31Mah, hebat nih
18:35Mah
18:35Mah
18:36Mah
18:37Mah
18:37Mah
18:37Mah
18:37Mah
18:38Mah
18:39Mah
18:40Mah
18:50Mah
18:52Mah
18:54Mah
18:56Mah
18:58Mah
19:19Mah
19:20Mah
19:21Mah
19:21Mah
19:21Mah
19:22Halo?
19:37Halo?
19:44Lona putada mana?
19:47Ada.
19:48Aku dapat ada yang pendeta di dalam.
19:51Oh.
19:53Halo, apa mana?
19:54Kamu?
19:55Muan tua dari luar.
20:01Sukses, Pak Besa, ya?
20:03Pertandingan Besa, tuh.
20:04Oh, iya.
20:05He-he.
20:06Dangki.
20:08Lona.
20:09Lua, Pak Bintai.
20:14Halo pun perasaan.
20:16Lagi mana?
20:18Minta pun perasaan?
20:20Tenang.
20:22Jantung tak pukul.
20:24Dia bingong.
20:27Beto maksud tuh?
20:29Kalian pun perasaan.
20:31Kalau mau tanding tinggi.
20:34Oh.
20:35He-he.
20:36Sama deh gitu, Lai.
20:38Tenang.
20:39He-he.
20:40Jantung tak pukul.
20:41Dia bingong.
20:42He-he-he.
20:43He-he.
20:44He-he.
20:45He-he.
20:46Rina.
20:50Oke.
20:51Kita pergi dulu, ya.
20:54Nanti waktu dapat lagi.
20:55Iya.
20:56Kita sempat baik, saya.
20:57Iya.
21:10Saya ingin mengucapkan selamat bertanding kepada Putra Indonesia, Bung Elia Spikal.
21:16Bung Elia Spikal.
21:23Bung Elia, silahkan ke atas panggung sebentar.
21:27He-he.
21:28Maju, Elia.
21:29Maju.
21:30Kasian, Elia.
21:32Kasih seterah dulu.
21:33Iya, iya, iya.
21:34Saya tahu, Simpson.
21:35Enggak.
21:36Tenang hati dulu.
21:37Bung Elia, ada yang mau disampaikan?
21:39He-he.
21:42Saya cuma mau bilang terima kasih banyak.
21:49Semua sudah dukung sama saya.
21:52Semoga kalian semua sehat.
21:54He-he.
21:55Itu saja.
22:01Nah.
22:02Ini ada kartu ucapan.
22:04Silahkan, Bung Elia, untuk baca sendiri.
22:17Eh...
22:18Eh...
22:19Eh...
22:20Eh...
22:21Eh...
22:22Eh...
22:23Eh...
22:24Eh...
22:25Eh...
22:26Eh...
22:27Eh...
22:28Eh...
22:29Eh...
22:30Eh...
22:31Eh...
22:32Eh...
22:33Eh...
22:34Eh...
22:35Eh...
22:36Eh...
22:37Eh...
22:38Eh...
22:39Eh...
22:40Eh...
22:41Eh...
22:42Eh...
22:43Eh...
22:44Eh...
22:45Eh...
22:46Eh...
22:47Eh...
22:48Eh...
22:49Eh...
22:50Eh...
22:51Eh...
22:52Eh...
22:53Eh...
22:54Eh...
22:55Eh...
22:56Eh... Eh...
22:57Oh, pantas.
23:00Bahasa Inggris.
23:03Gue bantu ya.
23:07Helia Spikal, you are the world champion.
23:11I am very proud, Daniel Zahuleka.
23:22Tega juga sih.
23:24Udah tahu gak bisa baca,
23:25malah dipaksa baca di panggung.
23:28Iya, aku tuh kasian sama Bung Eli tadi.
23:32Aku gak tegang liat dia bingung.
23:35Jadi itu seperti temang luka loh di panggung.
23:38Untung Pak Boy tau situasi.
23:40Kalau enggak, bisa makin ngutuh Bung Eli tadi.
23:55Bung Eli tadi.
24:14Terima kasih.
24:44Terima kasih.
25:14Terima kasih.
25:44Terima kasih kesempatan baik para Eli.
25:49Tuhan kasih Eli kesehatan.
25:57Dan Eli bisa selalu kasih senang orang banyak.
26:02Dan ke Tuhan.
26:07Amin.
26:08Amin.
26:09Tidak.
26:17Tidak.
26:18Tidak.
26:19Tidak.
26:20Tidak.
26:21Tidak.
26:22Tidak.
26:23Tidak.
26:24Tidak.
26:25Tidak.
26:26Tidak.
26:27Tidak.
26:28Terima kasih.
26:58Terima kasih.
27:28Terima kasih.
27:58Terima kasih.
28:28Terima kasih.
28:58Terima kasih.
29:28Terima kasih.
29:58Terima kasih.
30:28Terima kasih.
30:58Gua ini promotor profesional, son.
31:01Tunggu bang, tim son.
31:05Bang, tunggu bang.
31:05Boy, boy.
31:07Tenang, tenang, tenang kalian itu.
31:10Persoalan kalah dan menang dalam setiap pertandingan itu biasa.
31:14Kita harus terima kenyataan bahwa malam ini alias pika kalah.
31:17Apa yang harus direbutin?
31:19Apa yang harus direbutin?
31:20Kita ini satu tim.
31:21Eli.
31:23Eli kalah, mama.
31:34Seng, papa, nyong.
31:37Mama yakin kalau Eli berdoa dan kerja keras, Tuhan nanti kasih yang terbaik para Eli.
31:54Anak mama hebat.
31:56Kenapa lo bang?
31:57Kenapa lo bang?
31:58Sakit?
32:12Ini mas.
32:14Yang sakit itu hati gue, Enchun.
32:16Gue itu masih nyesek ingat pertandingan Mas Eli kemarin itu loh.
32:19Ya, namanya juga gitu-an deh.
32:22Iya, gak bisa.
32:24Harusnya tuh Mas Eli tuh bisa menang kalau Mas Eli itu mau agresif dari ronde-ronde awal.
32:30Selamat.
32:32Paling enak kalau komentar.
32:37Ya, memang iya kok.
32:39Lo ingat gak sih kemarin?
32:40Lo pasti gak memperhatikan kan?
32:41Waktu pertandingan Mas Eli itu baru panas tuh di ronde sepuluh ke atas.
32:46Pukul-pukulannya tuh baru masuk.
32:48Eh, yang lalu biarlah berlalu, ya.
32:51Gak usah lo pikilin.
32:53Semangat.
32:54Balikin.
32:55Duit yang lo pinjem buat taruhan, dua ratus.
32:57Dua ratus apaan?
32:58Eh, gala-gala lo gue kena tipu.
33:00Halusnya gue jadi konglemelat, ini gue jadi melalat.
33:03Ya kan, pok?
33:04Gara-gara elu kan deh kalau.
33:07Agak bayar utang sama gue.
33:09Oh, gue yang rugi sih.
33:12Lo kena makan.
33:15Belum selela, pok.
33:18Masih sedih kalau liat wajahnya Bung Eli kalah angka.
33:25Katanya.
33:26Yang berlalu biarlah berlalu.
33:29Lo aja masih ngefek sedih kayak gitu, pok.
33:32Terus gimana dong?
33:35Kagak ada juara dunia lagi dong, ya?
33:37Ya masih bisa, cun.
33:39Asal Mas Eli itu mau ngacak tanding pulang kau laki.
33:43Iya, itu kalau Elinya juga bersedia.
33:46Jadi, setelah kalah itu, Eli jadi telauma.
33:50Hah?
33:51Mas Eli cacipnya didanggit?
33:52Itu Lohma, Lohma Ilama.
33:56Lohma, Lohma Ilama.
33:59Iya, jadi intinya begini.
34:01Setelah kalah itu, Eli gak mudah buat bangkit lagi.
34:04Bangkit dari mana?
34:06Ya dari telaumanya tadi.
34:08Telauma?
34:09Telauma, Telauma, Telauma.
34:11Telauma.
34:11thima, Telauma.
34:12Uluwa ki, nasulu.
34:13Nasulu.
34:26Halo.
34:27Ellie.
34:57Terima kasih.
35:27Terima kasih.
35:57Terima kasih.
36:27Terima kasih.
36:57Terima kasih.
37:27Elia Spikal tuh, anak pula yang buta huruf, setengah tuli, yang pilih profesi jadi petinjung.
37:35Karena dia yang kenal takut, misiplin. Dia jawab pengukulan keras.
37:44Yang dia tahu, jarak kasih kalah lawan. Itu NSDK yang dia tak kenal.
37:52Ini, Rina ada bawah. Iya, Mama. Dangke. Dangke. Dangke.
38:03Bagaimana rasanya kalah?
38:15Menyakitkan.
38:17Tidak apa-apalah, El.
38:27Tidak apa-apalah, El. Sekali-kali, alih rasakan yang namanya kalah.
38:38Nikmati sakitnya. Dulu beta juga begitu.
38:42Waktu beta terpaksa keluar dari Indonesia, karena ada orang yang tidak suka dengan sepak terjang beta.
38:52Eh, beta mau kasih lihat sesuatu ke Ali.
38:57Tahu siapa ini?
38:59Tahu siapa ini?
39:05Ahmad Ali.
39:07Hmm. Lawan Leon Springs, 1978.
39:11Ali kalah.
39:16Gelar juara dunianya direbut oleh petinju yang bukan siapa-siapa.
39:20Menyakitkan.
39:26Tapi tujuh bulan kemudian, Ali kembali menantang Sphinx. Dan hasilnya...
39:32Ali menang?
39:35Ya.
39:37Ali...
39:39Menang.
39:42Kalau Ali bisa,
39:44ya dia spikal.
39:46Pasti bisa.
39:50Keem hem.
40:02Dan answering sedikit.
40:09Tidak.
40:12República harus tidak lihat Justice Marvel.
40:14ujurga Musi.
40:15icles Religion운데.
40:16Saya sehinkan.
40:17selamat menikmati
40:47selamat menikmati
41:17selamat menikmati
41:47selamat menikmati
42:17selamat menikmati
42:47selamat menikmati
43:17selamat menikmati
43:19selamat menikmati
43:21selamat menikmati
43:23selamat menikmati
43:53selamat menikmati
43:55selamat menikmati
43:57selamat menikmati
43:59selamat menikmati
44:01selamat menikmati
44:03selamat menikmati
44:05selamat menikmati
44:37selamat menikmati
44:39selamat menikmati
44:41selamat menikmati
44:43selamat menikmati
44:45selamat menikmati
44:47selamat menikmati
44:49selamat menikmati
44:51selamat menikmati
44:53Ingat, jangan sembunyi Alepon ke kiri untuk Alepon kelebihan.
44:59Bagus, Kel. Bagus.
45:01Alepon lait.
45:03Dia menghindar waktu Alepon kelebihan.
45:07Alepon lait.
45:10Dia punya jet cepat, Kel.
45:12Jadi, beda harusnya.
45:13Masuk, lebih dalam.
45:16Dan belum masuk.
45:17Bagus.
45:19Bagus, bagus, bagus, Kel.
45:21Keluar, keluar, keluar, keluar, takut
45:24Atur temponya
45:31Aili, antar boleh
45:33Jatuhkan kali ini
45:34Ini pukul, Aili
45:36Pukul dia pakai alat tangan kiri itu
45:49Fokus mulai
45:50Jatuhkan kali ini
45:54Jatuhkan kali ini
46:20Pukul, pukul buka
46:25Pukul, pukul buka
46:27Pukul, pukul buka
46:30Pukul, pukul buka
46:30Aili, Aili tenang
46:32Jangan terpancing
46:33Kali bikin dia lemah
46:35Yang ada di poro itu
46:36Apakah terlebih banyak lagi
46:37Semua masuk dulu dalam, Lee
46:39Ele, mulatkan tegak kamu, Lee
46:52Juara, Lee
46:53Aili, Aili, Aili
47:01Aili, Aili, Aili
47:14Aili, Aili, Aili
47:16Tinggi juara kamu si pakai otak
47:20Kalau si pakai otak
47:22Si mungkin bisa menang
47:23Aili, Aili, Aili, Aili
47:361, 2, 3, 4, 5, 5, 6, 7, 8, 9, 10
47:56Aili, Aili, Aili, Aili
48:01Aili, Aili, Aili
48:03Aili, Aili, Aili
48:33Mama
48:37Mama ingat Mama pun nasehat
48:41Kalau Eli
48:45Rajin berdoa
48:46Dan kerja keras
48:48Tuhan pasti kasih yang terbaik
48:52Ini
49:01Karena Mama pun doa
49:04Puji Tuhan
49:15Yang harus selalu bersyukur
49:19Iya, Mama
49:22Yang senang
49:24Mama juga sanang
49:26Yang kebanyan Mama
49:30Yang kebanyan Mama
49:33Yang kebanyan Mama
49:35Yang kebanyan Mama
49:43Yang kebanyan Mama
49:45Yang kebanyan Mama
49:46Eili
49:55Selamat ya
49:58maaf kalau selama ini aku kasar sama kau itu semua karena aku gak sabur kau terima kasih
50:14aku gak tau luar biasa
50:19mamana mamet dulu
50:22dan keli
50:24keli
50:25keli
50:26keli
50:28keli
50:30keli
50:32keli
50:34keli
50:36keli
50:38keli
50:40Biar saya akan menanggalkan saya.
50:41Saya akan menanggalkan saya.
50:45Saya akan menanggalkan saya.
51:10selamat menikmati
51:40Terima kasih
52:10Terima kasih
52:40Terima kasih
53:09Terima kasih
53:39Terima kasih
54:09Terima kasih
54:39Terima kasih
55:09Terima kasih
Be the first to comment
Add your comment

Recommended