Skip to playerSkip to main content
  • 3 months ago
Transcript
00:00For more information, visit www.fema.gov
03:00Atau mau pisangnya dulu, mas?
03:02Boleh deh.
03:03Mau pisangnya dulu ya?
03:04Ya, sebentar.
03:05Amat teh amanis angkatnya satu ya, mas?
03:07Oji.
03:07Alia, kan kalau di tempat Eang sekolahnya baru, dapat teman-teman baru.
03:14Nggak ada siapa tuh namanya yang suka nakkelin Alia.
03:16Tommy.
03:17Ia, kan ketemainya sama teman-teman yang baik.
03:20Pokoknya nggak mau.
03:21Eh, Alia.
03:23Pisangnya, mas.
03:25Kan boleh gitu, malu dilihat sama omnya.
03:29Di video kengkung gimana?
03:31Cara bukanya gimana?
03:32Cara bukanya.
03:33Eh, Alia nggak boleh lho.
03:35Nggak boleh.
03:36Kalau nggak mau makan, bilang.
03:37Nggak boleh dibuang.
03:39Siapa yang ngajarin?
03:41Sini.
03:42Yaudah, makan dulu ya.
03:55Nanti kamu sakit.
04:04Yaudah, mau makan dulu ya.
04:05Yaudah, mau makan dulu ya.
04:08Ini teh manisnya.
04:10Ah, panas.
04:13Kenapa?
04:15Maaf, mas.
04:16Mas, gimana sih?
04:16Panas panas?
04:17Panas panas, ya?
04:17Terdapat panas, mas.
04:18Iya.
04:19Kamu nggak kenapa-penapa?
04:21Mas, mas, mas.
04:23Minta mas baterai aja.
04:24Oh, iya, iya.
04:25Nggak kenapa-penapa?
04:26Nggak kenapa-penapa?
04:27Sebentar, mas.
04:34Ini lebih-lebih, nggak berkanya kamu jangan rewel.
04:40Maunya apa?
04:43Maunya apa sekarang?
04:44Ini, ini.
04:44Esnya ini.
04:50Ya.
04:55Adih, nggak apa-apa, dek.
04:57Tangannya panas, ya?
04:59Maafin Pak D, ya.
05:00Maaf ya, mas.
05:10Nggak apa-apa, mas.
05:11Salah saya juga tadi nggak kasih tahu kalau tehnya masih panas.
05:14Mas.
05:28Salah lagi pusing, lagi banyak pikiran, mas.
05:32Halnya rewel, nggak mau pulang kampung.
05:35Oh.
05:37Berdua saja?
05:38Iya, mas.
05:45Kami selalu berdua.
05:52Dari kecil selalu nemenin saya terus, mas.
05:55Hmm.
06:01Teman-teman aku bawa.
06:05Sampai kerja juga aku bawa.
06:07Pantes, ya.
06:09Adik ini tuh kelihatan lengket sekali sama masnya.
06:14Adik ini namanya siapa, sih?
06:18Jawab dong, ditanya sama omnya.
06:20Pak D, boleh tahu nggak namanya siapa?
06:23Alia.
06:25Alia?
06:26Alia ini umurnya berapa, sih?
06:29Enam.
06:30Enam?
06:30Oh, sudah besar, ya?
06:32Enam tuh begini, ya?
06:36Oh, bukan?
06:37Gini.
06:39Pinter, ya.
06:40Sudah ngerti.
06:43Kamu suka pisang, ya?
06:44Mau Pak D, ambilin pisang lagi?
06:46Mau?
06:47Loh.
06:48Ini aja, lah, belum habisin.
06:50Oh, iya.
06:51Dihabiskan dulu, ya.
06:55Eh.
06:56Pak D punya sulap.
06:59Pak D punya sulap.
07:01Mau lihat nggak?
07:02Pak D punya sulap.
07:05Nih, sini, sini.
07:06Sini.
07:11Nih.
07:12Pak D tuh bisa suap pisang.
07:16Dalemnya jadi apa, ya?
07:20Pak D tuh sakti orangnya.
07:23Mau lihat nggak?
07:26Mau lihat nggak?
07:32Coba bilang, Bim Salabim.
07:34Bim Salabim?
07:36Abra Kadabra.
07:37Abra Kadabra.
07:39Iya, Alia buka sekarang.
07:42Wah.
07:47Bagus, kan?
07:49Nyago juga, Mas, sama anak-anak.
07:50Iya, Mas.
07:52Ini anak juga, Mas?
07:53Iya.
07:53Kau bisa jadi gini?
07:57Kau udah kepotong-potong, ya?
07:59Iya.
08:00Gimana caranya, ya?
08:02Gimana, ya?
08:06Bunda, lihat deh.
08:10Alia, kan udah dibilang jangan nanggil Bunda.
08:15Maaf ya, Mas.
08:17Masih ngerasa...
08:21aneh.
08:23Aneh apa, ya, Mas?
08:27Aku nggak nyangka.
08:30Mas...
08:32bisa biasa aja ngeliat.
08:37Oh, bahkan dari awal masuk...
08:41Mas nggak ngasih tatapan-tatapan yang...
08:45gimana gitu?
08:46Beda sama yang lain.
08:48Mas, memang nyasaya ini siapa, Mas?
08:51Siapa aja yang masuk lewat pintu depan itu?
08:55Saya nggak pernah punya pikiran macem-macem.
08:58Nggak, Mas.
09:00Mas, tenang aja.
09:02Tapi nggak semua orang punya pemikiran kayak Mas.
09:04Hmm...
09:05Hmm...
09:14Orang seperti aku nggak ada pilihan, Mas.
09:15Nggak ada pilihan, Mas.
09:23Lalu saya sampai...
09:26aku ke Jakarta.
09:27Hmm...
09:29Kabur.
09:31Kabur dari rumah.
09:32Keluarga aku, orang-orang kampung aku, itu...
09:37semuanya nggak nerima aku, Mas.
09:41Nyambil di Jakarta, nyari makan susah.
09:44Boru-boru mau ngelamat kerja sama sini.
09:48Orang nggak punya ajasa saya, Bapak.
09:55Jadi kerja selabutan, nih.
09:57Sempet kerja di salon, cuma...
10:00sayangannya banyak.
10:02Mau nggak mau...
10:03Kau kerja aja, Dih.
10:07Kau kerja aja, Dih.
10:33Tapi aku beruntung, Mas. Punya Ale.
10:47Anaknya baik.
10:51Keluartian.
10:55Nggak pernah protes.
10:56Nggak pernah nanya aku ngapain aja.
10:58Misalnya aku pernah bilang gini sama Alia.
11:04Kalau Bunda nggak kayak gini...
11:09kita nggak bisa makan.
11:12Ntar lagi-lagi...
11:16bilang aku ini ada konsekuensinya.
11:22Waktu itu...
11:24aku harus tidur.
11:26Karena kita...
11:27baru pulang pagi.
11:28Aku harus tidur.
11:33Ale aku main di rumah tetangga.
11:35Seperti biasa.
11:39Terus tiba-tiba Ale pulang, Mas.
11:40Sambil nangis-nangis.
11:42Aku kaget.
11:44Ale, kenapa?
11:46Siapa siapa yang bikin kamu nangis?
11:50Terus dia bilang, Mas.
11:52Anak-anak tetangga itu ngatang-ngatain dia.
11:55Tapi dia nggak bilang nggak aku.
11:58Kalau anak-anak tetangga itu ngomong apa?
12:01Tentang aku.
12:03Makai sakit hati.
12:04Aku sih nggak ada masalah ya, Mas.
12:07Orang-orang mau ngertain aku.
12:08Aku sih nggak ada masalah ya, Mas.
12:11Orang-orang mau ngertain aku.
12:14Mau ngini aku.
12:16Mau nyakitin aku.
12:18Mau nyakitin aku.
12:20Bukan masalah, Mas.
12:21Aku udah biasa.
12:22Aku udah biasa biar kecil.
12:23Aku udah biasa.
12:24Biar kecil.
12:25Aku udah..
12:26Tentang aku.
12:27Tentang aku.
12:29Tentang aku.
12:31Tentang aku.
12:33Tentang aku.
12:36Bukan masalah, Mas.
12:37Aku udah biasa biar kecil.
12:41I was just saying that I had been crying...
13:00Hated!
13:03I was scared...
13:08...
13:09I don't know!
13:39thank you, Mas
13:45makanya aku
13:50aku mau
13:56aku mau lihat
14:02tinggal sama orang tua ku saya di kampung, Mas
14:09biar dia bisa mulai dari awal lagi
14:16kenapa Masnya nggak ikut aja
14:22aku tinggal di sana, Mas
14:27bahkan orang tuaku aja
14:33nggak tahu
14:37kalau pekerjaan aku begini, Mas
14:44makanya Masnya ngelarang
14:49Alia untuk manggil Mas
14:51Bunda?
14:52ya
14:53ya
14:54aku nggak tahu orang tuaku bakal gimana kalau
15:00aku bakal gimana kalau
15:07aku tahu orang anak laki-laki satu-satunya
15:09aku punya
15:16oke
15:18tapi aku udah ikhlas, Mas
15:30aku udah ikhlas
15:37melepaskin anak aku
15:44sama aku tahu dia bisa hidup lebih baik di sana
15:49Mas yakin mau ngelepas Alia
15:52aku nggak mau ngelepas Alia
15:59aku nggak punya pilihan, Mas
16:04aku gak mau ngelepas
16:06aku bisa
16:08aku bahkan
16:09aku
16:14aku
16:16aku
16:29This is my son, Mas.
16:44His name is Ratu.
16:50In this photo, I was only three years old.
17:00This is my sister.
17:07Are they going to go now, Mas?
17:09Now they are going to go.
17:15I'm the same as Mas, now.
17:18I'm on the road.
17:21What did you choose, Mas?
17:31I chose the wrong path, Mas.
17:41And finally, I lost both of them.
17:48Yeah.
17:54And that day is the day that...
17:59I can't forget about my life.
18:03Where every day I always hope...
18:12...I can see them walking in front of me.
18:15I want to meet them all...
18:21...to ask pardon me.
18:24...and I've been waiting for a while.
18:33It's been 12 years since I've been waiting for a moment, Mas.
18:37It's not a problem.
18:43Maybe I should be more confident.
18:47Yes.
18:49Yes.
18:51Oh my God, Mas.
18:53I'm sorry, Mas.
18:54Yes.
18:55I'm sorry, Mas.
18:57Yes.
18:58It's fine, Mas.
19:00Yes.
19:02Yes, I'm sorry.
19:07But I believe...
19:10...Mas will be better than I will.
19:15Yes, Mas?
19:17I don't know.
19:47Hello?
19:50Ya?
19:59Loh?
20:01Eh?
20:05Alia kenapa nangis, sayang?
20:10Kok nangis?
20:13Eh, jangan nangis.
20:16Itu tuh Bunda yang cuma nelfon di depan sebentar.
20:19Ya, ada Pak Day sih.
20:23Mau pisang?
20:25Pak Day meling pisang ya?
20:27Ya, sebentar.
20:28Pak Day bukain ya?
20:40Jangan!
20:42Jangan?
20:43Kalau Bunda bukannya nggak gitu.
20:46Kayak gini nih.
20:48Oh?
20:50Oh gitu?
20:52Bukannya?
20:53Maaf ya, Pak Day nggak tahu.
20:56Alia tuh sayang banget sama Bunda ya.
21:01Sayang banget ya.
21:02Sampai buka pisangnya aja sama.
21:04Iya.
21:05Alia mau sama Bunda aja.
21:10Kalau Alia sama Bunda, nanti Alia digangguin terus sama temen-temen ya?
21:21Ya?
21:23Alia nggak mau pisang sama Bunda.
21:27Biarin aja temen-temen mau bilang apa tentang Bunda.
21:32Mau Bunda kayak apa, Alia tetap sayang sama Bunda.
21:37Kalau!
21:38Dia?
21:39Oh, ayah nggak mau ngakay!
21:41Siapa sih menurutmu?
21:42Tidak!
21:44Oh, ayah nggak aku chamah dari sini ya?
21:45Cepat sayahuman!
21:46Tidak!
21:48Ah, lihat!
21:50Halt...
21:51Tidak!
21:52Tidak!
21:54Tidak!
21:55Tidak!
21:56Tidak!
21:58Tidak!
22:00Tidak!
22:03Tidak!
22:05Tidak!
22:06Tidak!
22:07Let's see.
22:15How much, Mas?
22:16Oh.
22:17So...
22:19$5,000, Mas.
22:23Thank you, Mas.
22:25Yeah, thank you.
22:33Okay.
22:35We're going to go.
22:36We're going to go.
22:39We're going to go home.
22:41I'm not going to go to the place, Ayang.
22:46We're going to go to the place, Ayang.
22:50We're going to go to the place.
22:56Oh, God.
22:57We're going to go to the place, Ayang.
23:04Thank you, Mas.
23:09Tell me to my dad.
23:11Dadah, Om.
23:13Oh, God.
Be the first to comment
Add your comment

Recommended