KOMPAS.TV - Sudah 3 kali Presiden Prabowo meninjau lokasi bencana di Sumatera.
Presiden telah memerintahkan jajarannya untuk all out mengatasi bencana.
Seberapa besar pengaruh kedatangan ke lokasi bencana dan proses percepatan pemulihan lokasi bencana di Sumatera?
Apa pesan yang ingin disampaikan Presiden lewat kedatangannya ke lokasi bencana di Sumatera?
Kita akan membahasnya bersama anggota Komisi II DPR Fraksi Golkar, Ahmad Doli Kurnia, dan juga Peneliti PoshDem Universitas Andalas, Feri Amsari.
Baca Juga Resah, Warga Aceh Tamiang Keluhkan Sampah Menumpuk Usai Banjir Bandang | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/638309/resah-warga-aceh-tamiang-keluhkan-sampah-menumpuk-usai-banjir-bandang-kompas-petang
#banjirsumatera #banjir #prabowo
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/638350/blak-blakan-peneliti-poshdem-kritisi-peran-prabowo-atasi-banjir-sumatera-ini-respons-dpr
00:00Saudara, sudah tiga kali Presiden Prabowo meninjau lokasi bencana di Sumatera.
00:05Presiden telah memerintahkan jajarannya untuk all out untuk mengatasi bencana ini.
00:10Seberapa besar pengaruh kedatangan ke lokasi bencana dan proses percepatan pemulihan di lokasi bencana Sumatera.
00:17Apa pesan yang ingin disampaikan Presiden lewat kedatangannya ke lokasi bencana di Sumatera?
00:21Kita akan membahasnya bersama anggota Komisi 2 DPR Fraksi Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia
00:25dan juga peneliti POSDEM Universitas Andalas Ferry Amsari.
00:29Selamat sore ya Bapak-Bapak, semoga sehat-sehat selalu.
00:32Selamat sore.
00:33Kita ke Bang Doli.
00:35Bang Doli, untuk saat ini sudah tiga pekan kemudian Presiden juga telah tiga kali mengunjungi Aceh,
00:41tiga kali mengunjungi Sumatera Utara dan saat ini di Sumatera Barat.
00:45Porsi saat ini adalah percepatan dan pemulihan selain memberikan bantuan langsung kepada warga.
00:51Seperti apa Anda melihat bahwa situasi saat ini percepatan dilakukan oleh pemerintah?
00:55Iya, saya kira apa namanya, ini satu tindakan yang konkret ya.
01:02Jadi Presiden hands-on, jadi mengambil alih langsung proses penanggulangan bencana yang ada di tiga provinsi itu.
01:12Dan tadi seperti diketahui, ya sudah berkali-kali sebetulnya mulak-balik mundar-mandir dan tidak hanya seorang Presiden,
01:20tapi kehadiran Presiden itu kan pasti diikuti menteri-menterinya dan kemudian ketika Presiden pulang pun menteri-menterinya juga paling bergantian.
01:28Nah jadi artinya perhatian terhadap masyarakat kita di sana itu cukup serius dilakukan oleh pemerintah kita.
01:39Nah saya waktu itu kan juga sempat ada diskusi ya tentang apakah perlu penetapan status bencana, status bencana nasional atau tidak gitu ya.
01:52Nah menurut saya dengan kehadiran Presiden yang sudah berkali-kali dan menunjukkan atensi peningannya itu,
02:00saya kira ya perdebatan itu menurut saya menjadi tidak penting.
02:05Nah yang penting adalah apa yang kemudian lakonan Presiden ini itu ditindaklanjuti oleh jalan tingkat berikutnya
02:13dan kemudian bisa terlihat progresnya.
02:16Nah kita bisa bagi ya.
02:18Dulu misalnya di awal-awal bencana itu tentu yang diupayakan adalah penyelapanan manusianya ya.
02:24Dan kalaupun kemudian ada korban jiwa, ya itu diketahui, dicari, ada yang gila dicari dan kemudian diurus dengan baik.
02:33Nah sekarang ini kan tahapan pemulihan ya.
02:36Pemulihan pas ke bencana yang nanti kemudian ditindaklanjuti ada mungkin daerah-daerah yang sudah masuk tahap rehabilitasi.
02:41Baik, kami tangkap poinnya, Bang Doli.
02:44Kami ke Bang Ferry.
02:45Bang Ferry, sekarang saat ini situasinya 159 terdatang meninggal dunia.
02:49Dan tadi kata Bang Doli, tidak penting lagi status bencana nasional karena Presiden hands on atau turun langsung dan juga mempercepat dengan bantuan.
02:58Seperti apa Anda memandang bahwa saat ini ada polemik terkait dengan status bencana nasional ini demi mempercepat bantuan, terutama bantuan dari internasional?
03:07Ya, pertama kalau berdasarkan menurut pencanaan ya, status itu kan punya indikator.
03:17Dan kita ketahui bahwa indikatornya itu sudah terpenuhi untuk dinyatakan sebagai bencana nasional.
03:24Misalnya jumlah korban, dampak, dan lain-lain yang bagi saya penting untuk bisa mengetahui sejauh mana tindaklanjut dalam proses penanganan ini.
03:38Karena begitu ditetapkan sebagai bencana nasional, dan itu tanggung jawabnya beralih kepada pemerintah pusat, baik kemudian fungsi koordinasi penanggulangan maupun sebagai pemimpin penanggulangan terdiri.
03:57Dan kita ketahui lah, kebutuhan anggaran ini tentu akan bertembalik kepada pusat.
04:02Dia menurut saya disana letak permasalahannya ya, karena kebutuhan anggarannya sangat minim, keberadaan anggaran yang sangat minim, sementara kebutuhan anggaran sangat besar.
04:13Kedua, kedatangan Presiden itu kan menyembuhkan luka psikologi di tempat yang dikunjungi Presiden.
04:20Tetapi tidak akan pernah secara utuh menyembuhkan luka itu, apalagi yang tidak didatang.
04:27Nah saya tidak melihat ya peran Presiden yang sangat strategis terkait penanggulangan ini.
04:33Sampai hari ini Presiden tidak menjelaskan apa strateginya sebagai Kepala Negara Kepala Pemerintahan dalam penanggulangan bencana.
Jadilah yang pertama berkomentar