Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Ridwan Kamil meminta polisi melakukan tes DNA untuk kepastian hukum gugatan atas hak identitas anak, buntut dugaan perselingkuhan.

Apa saja proses dalam tes DNA dan berapa lama hasilnya?

Kita bahas bersama Nasib Mangoloi Situmorang, Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal.

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal polemik ini? Komentar di bawah ya!

Baca Juga Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Saling Lapor, Kapan Tes DNA? Begini Kata Pengacara serta Ahli Hukum di https://www.kompas.tv/nasional/591876/ridwan-kamil-dan-lisa-mariana-saling-lapor-kapan-tes-dna-begini-kata-pengacara-serta-ahli-hukum

#dna #lisamariana #ridwankamil



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/610270/dokter-forensik-blak-blakan-soal-kemungkinan-manipulasi-hasil-tes-dna-ridwan-kamil-lisa-mariana

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Rituan Kamil meminta polisi melakukan tes DNA untuk kepastian hukum gugatan atas hak identitas anak buntut dugaan perselingkuhan.
00:08Apa saja proses dalam tes DNA dan berapa lama hasilnya?
00:12Kita bahas bersama dengan nasib Banggoloi Situmorang, dokter spesialis forensik dan mediko-legal.
00:19Selamat siang, dokter.
00:22Selamat siang.
00:23Ya, dokter nasib. Kasus Rituan Kamil versus Selegram Rituan Kamil memasuki Bapak Akhir.
00:30Tes DNA telah dijalani keduanya kemarin. Kenapa harus ada tes DNA, dok?
00:37Ya, terima kasih. Tes DNA itu adalah untuk membuktikan identifikasi dari seseorang.
00:43Apakah DNA itu turunan dari orang tuanya atau bukan.
00:47Jadi harus bisa diplastikan dan itu bisa dilihat dari kesamaan, kecocokan.
00:56Apakah DNA yang dari turunan mereka itu sudah cocok atau sesuai dengan dari garis keturunan dari orang tuanya.
01:04Itu jadi untuk identifikasi seseorang itu kegunaan dari tes DNA.
01:11Pengecekan identitas begitu ya, dok?
01:13Ya, identifikasinya.
01:15Identifikasi. Lantas prosesnya itu membutuhkan waktu berapa lama, dok?
01:19Apakah memang hingga berminggu-minggu, begitu hingga tiga minggu?
01:23Bagaimana prosedurnya atau prosesnya bisa sampai selama itu?
01:30Itu kan sebenarnya tidak lama sebenarnya.
01:34Tapi kan hanya untuk pengambilan sampel itu yang dibutuhkan.
01:37Satu.
01:38Sampel kan diambil ada tiga.
01:42Satu sampel daripada yang mau dipertanyakan.
01:44Yang kedua adalah sampel dari si ayah.
01:50Yang ketiga adalah sampel dari si ibu.
01:52Untuk dipastikan nanti kecocokan dari DNA ketiga ini.
01:56Mana yang cocok? Apakah memang dia cocok?
01:59Maka akan dikatakan jawabannya nanti akan kecocokan.
02:02Nah, lalu setelah diambil sampel itu dan itu harus dipastikan bahwa sampel itu tidak bisa dimanipulasi.
02:08Contoh itu sampel diambil.
02:12Dan yang mengambil itu harus memang betul-betul sampel itu adalah sampel si ayah itu yang dibawakan sampai nanti kemasukan ke laboratorium.
02:21Jadi bisa jangan sampai dimanipulasi atau terganti.
02:24Itu yang kita harus dijaga.
02:28Maka penyidik harus betul-betul memastikan bahwa itu harus bisa.
02:34Yang mereka ambil sampelnya itulah sampel yang harus disampaikan ke laboratoriumnya.
02:39Memang memungkinkan ada manipulasi itu di tengah-tengah proses DNA ini dok?
02:43Semua bisa memungkinkan terjadi.
02:47Maka itu yang harus dikawal betul harus itu diikuti.
02:54Sehingga kalau penyidik, kalau ini kan ada contoh ya kasus untuk sudah ditangani oleh penyidik.
03:01Maka penyidik itu harus mengkawal ini sampai ke tingkatnya ke laboratorium yang dibutuhkan.
03:08Jangan sampai nanti sampel ini tertukar atau ada hal-hal yang lain yang bisa membuatnya menjadi bias hasilnya nantinya.
03:19Jangan sampai jadi bias begitu harus benar berhati-hati dalam pengambilan sampel.
03:23Lantas sampelnya ini apa saja dok?
03:24Apakah benar bisa mewakili dari air liur dan darah saja?
03:28Atau kita bisa mengambil dari sampel-sampel lain begitu dari sang ayah dan ibu?
03:34Ya bisa dia diambil yang penting ada intinya.
03:37Dia bisa diambil dari air liur, dari rambut, dari darah, dari badan yang memang yang lebih kuat untuk mendapatkan sampelnya.
03:48Yang lebih kuat itu adalah contohnya diambil dari air liur.
03:55Itu lebih gampang untuk mendapatkan gambaran-gambaran DNA-nya nanti.
04:00Baru bisa dicocokkan.
04:01Nah itu biasanya memang kalau tergantung, makanya dibilang sampai dia 3 minggu, ya saya kira itu tergantung kepada pengambilan sampelnya ke lamanya sesuatu.
04:13Oke bagaimana?
04:14Dari kata seperti itu.
04:16Oke dokter Nasib, saya ingin bertanya terkait dengan tingkat akurasinya nih dok.
04:20Bagaimana tingkat akurasi dari tes DNA ini dengan sampel, kalau kemarin adalah dari darah dan air liur.
04:28Itu tingkat akurasi tes DNA dengan sampel tersebut seperti apa?
04:32Apakah memang benar-benar valid begitu?
04:35Atau mungkin ada kemungkinan ada apa ya, mis, atau kesalahan-kesalahan begitu ya, mungkin bisa saja terjadi?
04:42Nah kalau dari lambut dan air liur itu akurasinya sudah tinggi, kalau saya katakan ini akurasinya sudah sampai 90 persen itu.
04:55Akurasi kalau yang ambil air liur dan darah.
05:01Oke, terakhir ya dokter, perlukah lembaga independen lain untuk membandingkan hasil tes DNA polisi begitu?
05:09Dan penjabarannya akan seperti apa nanti?
05:12Kalau pemeriksaan tes DNA itu tidak perlu, saya rasanya tidak perlu untuk lembaga yang lain.
05:25Berkompetensi atau yang, apa namanya itu ya, kompetensinya sudah di situ adalah lembaga pemeriksaan DNA yang sudah dihunjuk laboratoriumnya.
05:34Jadi tidak perlu lembaga yang lain supaya nanti akan menjadi bias dan menjadi banyak nanti ide, apa namanya itu ya,
05:41pendapat-pendapat yang bisa membuat bias kemana-mana, padahal hanya satunya lembaga ilmunya sama, satu,
05:48pemeriksaannya masih tetap satu, betoninya masih tetap satu.
05:53Oke, dokter hasilnya nanti bentuknya akan seperti apa?
05:58Apakah kita membacanya positif-negatif atau identik-tidak identik?
06:02Seperti apa bentuk hasilnya nih dok?
06:05Biasanya hasilnya itu dikatakan 90 atau berapa persen persentase daripada identik-identiknya dari antara sampel dengan identiknya dengan sampel pembandingnya.
06:18Jadi dia, apa persentasinya dibuatnya?
06:21Kalau dia contohnya, dikatakan 90% berarti dikatakan identik.
06:26Atau ada yang mengatakan 76% biasanya, maka akan dilakukan pemeriksaan kedua.
06:29Nah, itu biasanya hasilnya.
06:33Berarti bentuknya adalah presentasinya begitu ya dok ya, presentasi identik atau tidak?
06:38Iya, presentasi identik atau tidak.
06:39Baik, terakhir dok. Ini intinya sebenarnya prosesnya ini yang urgent harus dikawali di proses mananya?
06:45Apakah pengambilan sampelnya atau di uji laboratoriumnya?
06:51Di pengambilan sampel dan penghantaran sampel sampai kepada laboratoriumnya.
06:55Oke.
06:57Itu yang harus dikawal. Kalau di laboratoriumnya kan tekniknya sudah sama.
07:02Oke, kita akan nantikan nanti hasilnya ya dok terkait dengan uji DNA.
07:08Dari Rituan Kamil dan Lisa Mariana.
07:12Terima kasih dokter Nasib Mangoloi Sitomorang, dokter spesialis forensik dan medico-legal.
07:18Terima kasih dokter.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan