Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Wahyudin Moridu Akui Mabuk saat Ucapkan 'Rampok Uang Negara', BK DPRD Pastikan Ada Sanksi Etik

Link terkait:
https://www.suara.com/news/2025/09/20/122820/wahyudin-moridu-ternyata-mabuk-saat-ucap-mau-rampok-uang-negara-bk-dprd-gorontalo-langgar-etik

Wahyudin Moridu, anggota DPRD Provinsi Gorontalo akhirnya mengakui video viral yang menampilkan ucapannya akan 'merampok uang negara' karena dalam kondisi tidak sadar alias mabuk.

Fakta itu diungkapkan oleh Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram Salilama.

Diketahui, tindakan Wahyudin Moridu yang koar-koar mau merampok negara itu kini sedang diusut oleh BK setelah videonya viral di media sosial. Buntut video mau merampok uang negara itu, BK akan memanggil Wahyudin Moridu pada Senin (22/9).

#WahyudinMoridu #DPRD

Vo/Video Editor: Talita/Mutiara
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Wahyudin Morido akui mabuk saat ucapkan rampok uang negara, BKDPRD pastikan ada sanksi etik.
00:07Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Morido akhirnya mengakui dirinya dalam kondisi mabuk saat ucapkan yang viral di media sosial, menyebut akan merampok uang negara.
00:18Fakta ini disampaikan Ketua Badan Kehormatan DPRD Gorontalo, Vikram Salilama, yang menyebut Wahyudin diketahui dalam pengaruh minuman keras saat mengucapkan pernyataan tersebut.
00:30Meski begitu, BK tetap menilai ucapan kontrofesial Wahyudin sebagai pelanggaran kode etik.
00:36Vikram menegaskan bahwa dalam kondisi apapun, tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan.
00:41BK pun akan memanggil Wahyudin pada Senin 22 September mendatang untuk dimintai klarifikasi.
00:47Sebelumnya, video Wahyudin viral karena memperlihatkan dirinya menyebut akan menghabiskan uang negara agar rakyat semakin miskin.
00:54Bahkan sambil memperkenalkan diri sebagai anggota dewan, ucapan itu memicu kecaman publik luas.
01:01Atas ramainya polemik ini, Wahyudin akhirnya membuat video permintaan maaf.
01:05Ia mengaku kesalahannya serta menyadari perbuatannya tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik,
01:11sekaligus meminta maaf kepada seluruh rakyat Gorontalo.

Dianjurkan