JAKARTA, KOMPASTV - Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan alasan 2 orang pihak yang terjaring OTT di Banten ke Kejaksaan Agung (Kejagung).
"Ternyata di sana sudah memang terhadap orang-orang tersebut sudah jadi tersangka, dan sudah terbit surat perintah penyidikannya, untuk kelanjutannya penyidikannya tentu nanti dilanjutkan di Kejaksaan Agung," ujar kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (18/12/2025).
Dalam kesempatan yang sama, Sesjamintel Kejagung Sarjono Turin berjanji akan memproses yang bersangkutan secara transparan.
"Yakin dan percayalah bahwa ini kita akan transparansi ya independen, objektif dalam penegakan hukum ini,"ucap Sarjono.
Iya juga menjelaskan sebenarnya Kejagung tidak tahu ada ott KPK.
"Tapi kita sudah lebih awal menerbiti pada tanggal 17 Desember 2025," jelasnya.
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Frashiva Rizaldi
#kpk #ottjaksa #kejagung
Baca Juga BCA Cari Talenta Muda, Ini Syarat Lengkap Lowongan Relationship Officer Program di https://www.kompas.tv/ekonomi/638361/bca-cari-talenta-muda-ini-syarat-lengkap-lowongan-relationship-officer-program
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/638366/full-alasan-kpk-serahkan-2-orang-terjaring-ott-ke-kejaksaan-agung-janji-akan-transparan
00:00Bahwa terkait dengan koordinasi kemudian juga dalam rangka kolaborasi penanganan tindak-tindak korupsi antara KPK dengan Kejaksaan Agung,
00:15kami telah melakukan penyerahan orang yang dan juga barang bukti yang kami tangkap dalam konteks tertangkap tangan.
00:37Kemudian kami komunikasikan dengan kolega kami di Kejaksaan Agung dan ternyata di sana memang terhadap orang-orang tersebut sudah jadi tersangka dan sudah terbit surat perintah penyidikannya.
00:59Untuk kelanjutannya penyidikannya tentunya nanti akan dilanjutkan di Kejaksaan Agung.
01:07Ini tentunya dalam rangka sinergisitas penanganan tindak-tindak korupsi antara aparat penegak hukum dalam hal ini KPK dengan Kejaksaan Agung.
Jadilah yang pertama berkomentar